[REVIEW] A.STOP Clear Balm - Balm Pelembap untuk Kulit Berjerawat

by - May 17, 2020


Halo teman-teman!
Siapa di sini yang selama karantina malah kulitnya jadi beruntusan atau jerawatan? *angkat tangan*. Yup! Aku juga termasuk ke dalam salah satunya. Sejak awal tahun, khususnya semester ini aku udah ga terlalu banyak aktivitas di kampus dan lebih banyak di rumah. Jadi aku sudah berusaha untuk mengatur ulang pola hidup aku. Sebelumnya aku sering banget banget begadang, buat ngerjain tugas tentunya, atau belajar sistem kebut semalam. Di hari libur aku tetap begadang untuk nonton drakor pastinya karena kalau tidur awal tuh rasanya sayang gitu waktunya bisa dipakai untuk nonton. Ada yang sama? XD

Di awal bulan April, kulit aku bersih banget! Sisa bekas jerawat (PIE) yang udah tipis juga. Nah, di situ deh mulai kendor juga karena udah terlena kelamaan di rumah bawaannya mager dan pola hidup mulai berubah drastis lagi. Alhasil, di bulan April sewaktu aku PMS dan saat haid-nya pun aku breakout parah lagi! Sampai aku takut akan semakin parah seperti tahun lalu lagi. Tapi ya ampun karena keseringan begadang, dan jam tidur pun jadi berubah drastis yang akhirnya jadi habit baru lagi yang susah untuk diatur ulang. Makin hari makin keluar jerawat dan aku takut banget di situ. Saat haid-nya selesai, jerawatnya mulai kempes satu persatu. Kebetulan juga mulai coba salah satu krim dari brand yang udah terkenal untuk mengatasi jerawat, yaitu A.STOP.

Ada yang belum tau tentang brand A.Stop? A.Stop ini brand dari Korea Selatan atau Acne Stopper. Jadi brand ini memang mengeluarkan rangkaian skincare yang diformulasikan khusus untuk mengatasi permasalahan jerawat. Sebelumnya aku juga sudah pernah coba face &body toner dan juga serum dari A.Stop. Semua juga udah aku review seberapa ngaruhnya buat jerawat aku dan cintanya aku sama A.Stop.

Nah, biar lebih mantep lagi aku berani coba balm dari A.Stop yaitu A.STOP CLEAR BALM.

PACKAGING
Balm ini dikemas dalam tube warna putih sebesar 60 ml dengan model tutup flip top. Menurutku ini cukup besar untuk ukuran moisturizer. Produk ini juga ada box-nya yang didominasi warna putih dan hijau. Tema packaging-nya ini masih senada dengan packaging serum-nya. Di semua kemasannya, baik di box maupun di tube-nya tidak ada keterangan yang berbahasa Inggris. Demi apapun aku jadi pakai kamera Google Translate yang bisa langsung menerjemahkan hangul-nya. Namun kita tetap bisa mengakses website mereka, maupun mendapatkan informasi cukup lengkap dari keterangan produk di Charis Shop.

Diklaim produk ini dapat membantu menenangkan dan mengeksfoliasi kulit.

INGREDIENTS
Purified water, glycerin, dipropylene glycol, cetearyl alcohol, shea butter, caprylic / kaftryglycerides, cetearyl olivate, 1,2-hexanediol, sorbitan oleate, behenyl alcohol, sunflower seed Oil, glyceryl caprylate, caprylyl glycol, arginine, carbomer, butylene glycol, bokbunja strawberry extract, decylene glycol, aloe vera leaf extract, purslane extract, ethylhexyl glycerin, white willow bark extract

Source from Charis Shop

HOW TO USE
Setelah membersihkan wajah, ambil secukupnya lalu baurkan dan biarkan menyerap ke kulit wajah.

TEXTURE & SCENT
Ada kecium wangi sedikit tapi ga gitu ketara dan sepenciuman aku sih bukan wangi dari fragrance gitu ya. Tipis banget kok wanginya. Haduh lagi lagi susah banget buat mendeskripsikan aroma XD

Teksturnya seperti balm pada umumnya, tapi ga se-thick itu. Jadi lebih ringan, dan waktu diaplikasikan ke kulit pun mudah menyerap, ga lengket-lengket ataupun terasa ‘berat’ di kulit seperti kalau pakai cleansing balm atau apapun yang bertekstur balm yang pernah kucoba sejauh ini.

RESULT
Awal aku pakai, kondisi kulit aku sedang berjerawat banyak yang aku sendiri gatau penyebabnya apa. Bisa jadi kerena pola tidur dan makan yang lagi berantakan, ditambah lagi aku lagi haid. Waktu aku menggunakan A.Stop Clear Balm sebagai pengganti moisturizer, kulit aku semakin berjerawat yang cukup besar-besar. Hal ini berlangsung selama kurang lebih 7 hari. Jadi jerawatnya cepet muncul tapi juga cepet kempes (meski bekasnya tetep meninggalkan jejak ya :”). Oya, kulit aku juga jadi lebih berminyak dari biasanya. As you guys know, kulit aku kan cenderung kering. Aku tetap melanjutkan pemakaiannya, sambil kembali mengontrol makanan yang aku konsumsi.

Selama pemakaian di minggu ke-2, kulit aku semakin bersih dan jerawat besar-besarnya pun ga muncul lagi. Tapi memang masih ada sedikit beruntusan di bagian dahi. Nah, mungkin memang ini ada kandungan shea butter yang bikin kulit kerasa halus. Aku juga ngerasa kok pori-porinya jadi kaya lebih halus. Di minggu ke-2 juga aku pakai berbarengan dengan serum-nya A.Stop di malam hari. Dan aku kaget malah hasilnya jadi lebih bagus. Biasanya kalau aku pakai di malam hari, besok paginya kulit jadi lebih berminyak di area satu muka, ga hanya di t-zone. Nah, setelah dikombinasikan dengan serum-nya malah jadi less oily.

Aku lanjutkan pemakaian sampai minggu ke-3 dan tetap menggunakannya di pagi dan malam hari. Namun aku merasa bahwa di daerah bagian mata kerasa lebih lengket/peliket gitu. Dan mamaku bilang akhir-akhir ini muka aku jadi lebih berminyak. Di sisi lain, klaim untuk menenangkan kulit menurut aku itu sesuai bekerja di kulit aku untuk menenangkan kulit.

OVERALL
Di kulit aku yang cenderung kering, ini juga cukup moisturizing namun bagian cuping hidung kulitku tetap mengelupas dan kurang bisa diatasi oleh clear balm ini. Oya, aku ga pernah pakai produk ini berbarengan semuanya satu rangkaian dari A.STOP. Jadi misalnya, aku pakai toner – clear balm di siang hari, lalu di malam hari aku menggunakan serum dan clear balm. Kalau aku diminta merekomendasikan produk A.STOP, aku akan lebih merekomendasikan untuk membeli toner atau serum-nya dibandingkan clear balm ini. Mungkin clear balm ini akan maksimal hasilnya di kulit yang kering dan yang lagi cari moisturizer dengan kandungan shea butter dan mild exfoliator bisa coba produk ini.
Belinya dimana?
Bisa beli di Charis Shop

Harganya berapa?
IDR 288.000 untuk ukuran 60 ml.




Thanks for visiting

You May Also Like

0 comments